Wednesday, November 04, 2009

Thursday, October 01, 2009

Pemikiranku Beberapa Hari Ini


Beberapa hari yang lalu dua orang temanku datang ke kelasku saat jam istirahat pertama. Saat itu aku sedang menyantap bekal yang dibuatkan ibu pagi-pagi. Lalu aku, teman-teman sekelasku, dan mereka berdua mengobrol. Mungkin kalau kakakku mendengar pembicaraan waktu itu, dia akan berkata, "Ah, omongan anak SMA!" Hahaha..

Lalu salah satu di antara mereka berdua bercerita tentang film yang mereka tonton saat pelajaran BP. Aku hanya mendengarkan karena aku memang belum menonton film itu. Mereka mengutip kata-kata dari film itu yang berbunyi: Diam adalah teriakan yang paling keras. Begitu kalau tidak salah. Saat aku mendengar itu, aku diam-diam menyetujui kalimat itu. Karena kadang-kadang saat aku ingin menangis, marah, kecewa, dan ingin berteriak, aku hanya diam. Aku diam dan tidak berbuat apa-apa. Aku bahkan tidak bicara sepatah kata pun. Aku diam.

Belakangan ini aku gembira. Entah kenapa aku bisa gembira. Mungkin karena perasaanku sedang baik. Tapi sebenarnya banyak sekali pikiran yang berkecamuk di otakku. Tentang si itu yang bersikap aneh lah, tentang si ini yang sangat tidak masuk akal, tentang dia yang sangat baik dan jauh lebih konyol belakangan ini, tentang orang itu yang sangat aku rindu...

Aku cemas. Tapi aku tidak tahu mengapa aku cemas. Aku bingung. Sangat bingung! Beberapa hari yang lalu aku menangis sesenggukan. Tapi aku tidak tahu kenapa aku menangis. Lalu aku memilih diam. Diam dan membiarkan waktu berjalan begitu saja. Sia-sia, terbuang.

Apakah ini yang kata kakakku dikatakan, "SMA banget"? Ah, tapi rasanya bukan. Karena aku pernah merasakan rasa galau yang lebih parah saat SMP.

Tadi di sekolah diadakan misa peringatan Hari Santa Theresia. Tiba-tiba aku ingin diam. Aku tidak ingin bercanda, bicara, bahkan tertawa. Aku diam. Sampai temanku menanyakan mengapa aku diam. Jawabannya hanyalah aku ingin diam. Tidak ada yang lain.

Saat pulang aku langsung melempar diri ke tempat tidurku. Menyimpan energi untuk malam hari, saat aku ingin mengerjakan tugas sekolah. Setelah itu aku terbangun dengan kepala yang berat. Mengeluh karena aku harus bangun. Lalu aku menyalakan komputer dan mulai memasuki dunia maya. Aku suka memasuki dunia maya. Lari dari kenyataan? Tidak juga. Aku membuat pantun. Lamaaaa sekali. Mungkin karena aku membuatnya sambil membawa pikiranku berjalan-jalan. Aku sibuk dengan pikiranku. Pikiran yang sangat tidak nyata. Pikiran yang membuatku terbang, tapi lalu membuatku jatuh dan menangis karena ternyata itu tidak terjadi. Lalu aku diam dan mulai menulis pantun lagi. Aku mencari inspirasi dengan membuka web-web yang berisi pantun-pantun. Aku mulai tersenyum. Tapi aku tetap diam.

Hari ini, kemarin, kemarinnya lagi, dan kemarin kemarin kemarinnya lagi aku sangat senang. Dan besok aku akan lebih senang daripada hari ini dan kemarin. Aku akan senang lalu aku akan tertawa. Tapi saat aku ingin diam, aku diam. Saat aku ingin berteriak karena kesal atau sedih, aku akan diam.

Rasanya memang benar, diam adalah teriakan yang paling keras.

Monday, August 31, 2009

Kue Putri Salju


Siapa yang nggak pernah makan Kue Putri Salju? Pasti semua orang pernah dooong... Biasanya si KPS (gw singkat aja yeh) dihidangkan pada saat event tertentu, kayak Natal, Idul Fitri, dsb. Karena lagi bulan puasa nih, dan sebentar lagi mau lebaran, jadi banyak tuh orang yang jual KPS. Dan ternyata salah satu dari penjual KPS yang imut dan menggoda ini beruntung. Kenapa mereka beruntung? Karena bokap gw beli. Haha..

Jadi, dua hari yang lalu gw lapeeeer banget pas pulang sekolah. Begitu sampe rumah, seperti biasa gw taro tas, map dan blabla lainnya di kursi depan tivi. Abis itu gw nyopot sepatu. Terus gw ngeliat ke meja makan. Aah, makanan biasa. Abis itu gw ngeliat ke kamar, ooh kakak gw lagi tidur. Terus gw ngeliat ke arah kulkas. Walaupun kulkas gw ga selalu diisi dengan makanan enak, tapi tetep aja ngebuka kulkas adalah sesuatu yang kudu dilakukan. Setelah gw ngebuka tuh pintu kulkas, gw langsung tersenyum sumringah, dan pengen terbang. ADA KUE PUTRI SALJU DI DALEM KULKAS!! Yiiaaayy!! Senangnyaaa... Soalnya gw jarang banget makan nih kue. Paling setaun sekali. Hahaha.. Abis, KPS tuh kesannya cuma sebagai kue klo ada event doang. Langsung gw mandi terus ganti baju, terus ngambil si mbak KPS, terus nyalain tivi. Pas baru nyantap satu KPS, kakak gw keluar kamar dan bilang, "Haaaah.. Kok kamu nemu aja sih? Ya udah ambil aja, tapi kata bapak ga boleh makan sambil nonton." Hahahahah... Gw langsung ketawa ngakak. Soalnya semua orang di rumah tau klo kebiasaan gw itu sangat merugikan orang lain. Klo ngemil sambil nonton, pasti ga sadar tiba-tiba udah abiiiis aja. Akhirnya gw ambil aja beberapa (SEMUA) yang ada di tengah-tengah susunan KPS di toples. Hahaha.. maruk ya! Terus gw taro piring, baru gw nonton deh.

Naaah.. Hari ini gw kan mau OL, mau ngerjain tugas bahasa Mandarin, disuruh buat drama. Dooh mana gw ga tau sama sekali mandarin! Untuk penghibur gw, gw ambil lah si KPS dari dalem kulkas. Sambil ngerjain, gw makanin tuh. Dan OH MY GOD, si KPS sekarang tinggal lima bijiiiii! Gila, berdosa besar nih gw! Haaaah.. berat gw berapa sekarang ya??? Duuh, klo ketawan seisi rumah malu deh gw :( HUAAAA!