Thursday, April 19, 2012

Lily

"Ti, gue punya nama baru yang bagus."


"Apa?"


"Lily."


"Kenapa Lily?"


"Lily itu bagus maknanya. Dia lambang Paskah."


"Hmm.. kalo telur gue masih ngerti deh kenapa. Tapi lily?"


"Karena tunas lily harus mati dulu baru tumbuh bunganya yang indah. Sweet ya?"


"Eh iya.."


"Emang kalo telur kenapa?"


"Lambang hidup baru. Kemaren pas Paskah, pendeta gue khotbah. Tapi ada yang salah ah di situ."


"Apanya?"


"Dia nanya, duluan ayam apa telur. Terus ya gitu deh, gue lupa detil khotbahnya gimana. Tapi yang pasti waktu itu gue merasa dia salah. Haha.."


"Emang duluan apa? Ayam sih, menurut gue."


"Hmm.. tadinya gue pikir itu lingkaran yang ga ada awal dan akhir. Tapi terus temen gue nonton di Discovery Channel apa di National Geographic gitu. Katanya awalnya adalah air. Karena ada air, ada amoeba. Terus amoeba berevolusi jadi pisces, terus ikan, terus reptil, terus ayam deh. Baru ada telur."


"Ooh gitu.. Gue baru tau. Itu Darwin bukan?"


"Ga tau."


"Tapi kan Gereja menentang evolusi kan?"


"Iya sih setau gua. Tapi gue percaya evolusi kok. Bisa aja kan Adam dan Hawa itu manusia purba."


"Tapi kan ditulis kalo manusia itu segambar dan serupa dengan Allah. Masak Allah kayak monyet?"


"Segambar dan serupa itu kan ga hanya terbatas pada fisik. Segambar dan serupa itu kan perbuatan, perkataan lo semuanya mencerminkan Tuhan, bahwa lo ciptaan Tuhan. Lagian jaman dulu emang orang tau fisik Allah kayak gimana? Allah kan sesuatu yang ga diketahui bentuk fisiknya. Bahkan orang dulu ngomongnya YHWH saking ga boleh disebut dengan sembarangan. Auk dah tuh bacanya kayak apaan."


"Hmm..."


"Gue ga tau sih. Itu baru common sense gua doang. Belom pernah baca juga buku atau jurnal tentang itu. Gue juga belom pernah diskusi sama temen gue tentang ini. Ntar deh, mungkin dia tau jawabannya."


"Eh, gue masih ngerti deh sama orang agnostik. Tapi gue ga pernah ngerti sama orang atheis."


"Ya karena mereka percaya kalo segala sesuatu itu bisa terpecahkan dan ada jawabannya."


"Nih ya, kan A berasal dari B, B berasal dari C, C berasal dari D, dan seterusnya. Endingnya pasti ada sesuatu yang ga bisa lo pecahkan dong."


"Haha.. kayak di buku Angels and Demonds. Baca deh. Jadi tuh ceritanya dia menemukan bagaimana bumi bisa terbentuk tanpa meniadakan Tuhan. Karena hmm apa yah.. Ribet penjelasannya. Baca sendiri deh. Pokoknya pas materi A ketemu materi B, itu awalnya ada waktu nol. Dan waktu nol itu ga ada yang tau. Gue juga lupa sih, udah lama banget baca itu."


"Kok seru? Ntar deh.."




-pembicaraan dengan anggriyani kurnia setyanti


0 comments: