Thursday, May 17, 2012

Hai, cantik!

Cantik. Apa definisi cantik sebenarnya?

Oke, jadi gini, gue lagi merasa ada di titik kepercayaan diri paling rendah. Gue lagi merasa ga cantik, ga pintar, ga menarik, ga ramah, ga sabar, ga baik deh pokoknya. Awalnya emang karena gue lagi banyak urusan dan jadinya stress. Tapi terus selanjutnya gue merasa sebel. Sebel sama konstruksi media tentang definisi cantik. Konstruksi media itu udah bikin orang jadi mengotakkan definisi cantik itu sendiri.

Apa sih yang gue omongin?

Oke gini. Tarik napas dulu yang panjang terus buang. Belakangan ini gue lagi suka ngomongin orang, hmm lebih tepatnya cewek, yang katanya adalah primadona FISIP. Gue ngomongin dia bukan karena gue kenal dia, tapi justru gue ga tau yang mana orangnya. Haha.. Lalu mulailah gue kepo kepo ke facebook, twitter, dan google. Akhirnya gue ketemu dan gue liatin tuh foto-fotonya.

Dan gue pun terdiam.

Dan...

"Apaan nih biasa aja ah, kenapa orang lebay banget deh bilang dia primadona FISIP?"

Setelah gue perhatiin lagi, well, memang dia cantik. Kulit putih, rambut panjang lurus, mata bulat, langsing, tinggi, kurus, gaya, modis. Yah typical cewek jaman sekarang lah. Kalo kata Tyas, ciwi-ciwi jaman sekarang. Tapi sangat seragam. Banyak yang cantiknya kayak gitu, banyak yang gayanya kayak gitu. Dan mohon jangan ngejudge gue kalo gue sirik atau apa. Karena gue...well...heran. Karena menurut gue, banyak cewek di FISIP yang jauh lebih cantik dari dia. Hahaha.. Gue belom kenal orangnya sih. Gue belom ngobrol apa gimana. Kalo dari foto sih, orangnya gitu doang, cantik, biasa. Udah gitu doang. Hahaha.. Apa sih! Yah mungkin gue cuma kecewa kali ya. Karena sebelumnya gue udah berkhayal dia akan secantik itu, cantik banget, cantik menarik, cantik a la gue! Hahaha..

Enggak sih, itu bukan main menu nya. Karena itu cerita tentang cewek yang katanya primadona FISIP itu cuma pengantar. Gue merasa banyak temen-temen gue yang cantik dan menarik. Tapi mereka ga putih, mereka ga tinggi langsing semampai. Gaya mereka ga setrendi itu. Terus, kelakuan mereka juga ancur hahahaa! Maksud gue, mereka ga behave a la miss universe gitu. Ga ada jaim-jaimnya. Uniknya, sebelum gue kenalan sama mereka, pas baru ngeliat doang, gue udah merasa mereka cantik. Dan mereka lebih cantik lagi saat gue udah mengenal mereka.

Lagi, balik ke konstruksi media. Mereka ngebuat konstruksi di pikiran masyarakat kalo orang yang ga putih tinggi langsing rambut hitam panjang lurus modis gaya nan gaul itu berarti ga cantik. Dengan begitu, orang-orang jadi butuh produk mereka kan. Gila ya, media itu punya power yang hebat banget. Udah bisa mengonstruksi definisi cantik, sampai wacana politik.

Well well, dengan nulis ini, gue ga lantas berubah jadi pede. Gue masih merasa ga pede kok. Dan lagi, gue kangen deh sama orang itu yang bisa bikin gue jadi pede setiap gue down. Udah lama ya ga ketemu sama temen baik gue yang satu itu :') Aaaaaaaa gua kangen tauu sama luu! Ah yaudah deh segini aja.

Dadaagh semua perempuan Indonesia yang cantik!

Salam cantik dari si cantik!

Muach!

2 comments:

dailyshot said...

justru dilematis, klo gue boleh berpendapat... kata teori-teori sih begitu, bahwa media telah mengonstruksi cara pandang masyarakat dalam melihat apa dan bagaimana itu cantik..
mungkin yang seharusnya menjadi perhatian kita adalah bagaimana menyikapi realitas yang sekarang ada: bahwa cantik memang demikian definisinya (seperti kata media)... berusaha menampik apa kata media tentang definisi cantik juga malah akan menjadikan kita sebagai pribadi yang munafik... iya ga sih? Sama halnya dengan definisi tampan yang melekat pada laki-laki.. "The beauty on human being can't be separated from physical appearance. Common sense says so.."
Pertanyaannya: apakah kecantikan adalah kunci dari rasa percaya diri?
Menurut gue pribadi, ketika kita bisa menemukan kunci yang lain, kita tidak akan terganggu dengan definisi cantik yang dihasilkan media (semacam interpretasi sederhana dari interaksionis).. Dengan kata lain, kalau gue bisa menjadikan rokok atau kemampuan 'public speaking' sebagai kunci alternatif untuk menjadi PD di depan umum, misalnya, gue bisa tampil dengan menarik seraya menikmati definisi cantik dan tampan yang dihasilkan media...
Bagaimana dengan kemampuan menari? #asyek *colek-colek*
Renungannya adalah: sejauh mana kita bisa mencari cara (mengaktualisasikan diri) untuk menjadi menarik... toh mendapat pujaan hati disebabkan oleh kata 'tertarik' bukan 'tercantik' #apasih ga jelaaas,, bwahahaha

Semoga semakin PD, asti..

-Toofotolenk Manshur Zikri-

NB: aura seorang penari itu mumpuni loh... #asyek

prashasti wilujeng putri said...

hyahahaha! iya sih zik, munafik jadinya gue. karena gue pun secara ga langsung udah terkonstruksi media bahwa cantik itu tuh yang seperti itu.

"apakah kecantikan adalah kunci dari rasa percaya diri?" haha thanks zik! itu cukup nyadarin gue klo ada hal lain untuk bikin percaya diri.