Wednesday, February 27, 2013

Bahasa

Lewat bahasa kita bisa saling berkomunikasi dan dengan begitu, kita menciptakan dunia. Dunia kita. Dunia kita, apakah berbeda dengan dunia mereka yang di luar kita? Bahasa memberikan makna, membatasi makna, namun juga mengeksklusi sesuatu yang melampaui bahasa. Sesuatu yang tidak terlihat itu ada dan nyata. Hanya kita manusia tidak bisa memberi definisi akan itu karena bahasa kita terbatas. Dengan begitu, pasti ada sesuatu di balik senyummu. Sesuatu yang tidak bisa kamu katakan. Ah, mungkin kamu bisa mengatakannya, hanya tidak ingin mengatakannya. Apakah aku yang menjadi terlalu posesif? Apakah aku yang salah interpretasi? Katanya kan sesuatu di balik makna itu tidak ada. Gelas kosong toh tidak berarti apa-apa kan? Gelas kosong berarti hanya gelas tanpa isi apa-apa. Ntah lah, aku bingung. Oh, pembaca dipersilakan menginterpretasikan tulisan ini sebagai apapun. Toh, tulisan akan berdiri sendiri saat sudah dituliskan kan? Anggap saja penulisnya sudah mati.

0 comments: