Bahasa
Lewat bahasa
kita bisa saling berkomunikasi dan dengan begitu, kita menciptakan dunia.
Dunia kita. Dunia kita, apakah berbeda dengan dunia mereka yang di luar kita?
Bahasa memberikan makna, membatasi makna, namun juga mengeksklusi sesuatu yang
melampaui bahasa. Sesuatu yang tidak terlihat itu ada dan nyata. Hanya kita
manusia tidak bisa memberi definisi akan itu karena bahasa kita terbatas.
Dengan begitu, pasti ada sesuatu di balik senyummu. Sesuatu yang tidak bisa
kamu katakan. Ah, mungkin kamu bisa mengatakannya, hanya tidak ingin
mengatakannya. Apakah aku yang menjadi terlalu posesif? Apakah aku yang salah
interpretasi? Katanya kan sesuatu di balik makna itu tidak ada. Gelas kosong
toh tidak berarti apa-apa kan? Gelas kosong berarti hanya gelas tanpa isi
apa-apa. Ntah lah, aku bingung. Oh, pembaca dipersilakan menginterpretasikan
tulisan ini sebagai apapun. Toh, tulisan akan berdiri sendiri saat sudah
dituliskan kan? Anggap saja penulisnya sudah mati.
0 comments:
Post a Comment