Emasnya di depan mata.
Hap!
Yeaay dapet!
Peraknya di depan mata.
Hap!
Dapet lagi!
Kan aku bilang, orang harus punya ambisi.
Aduh, aku mau yang ini.
Yang itu juga bagus.
Ih yang di sana lebih oke.
Tiga-tiganya bagus!
Aku mau!
Hap hap!
Yang satu belum dapet nih.
Coba lagi.
Hap!
Bruk!
Aku jatuh.
Untungnya tidak ke jurang.
Hanya di tepiannya.
Aku bilang, orang harus punya ambisi.
Tapi kamu bilang, aku terlalu banyak mau.
Kamu juga bilang, aku harus bisa menahan diri.
Jangan berjalan kalau tujuannya tidak tulus.
Apalagi hanya ego pribadi.
Tawaran menggiurkan banyak.
Aku bagai anjing yang air liurnya keluar dari mulut.
Hidup memang bukan struktural.
Tapi kita harus berani menentukan.
Ntah maju atau mundur.
Aku ingin itu.
Tapi ingin ini juga.
Tidak bisa!
Pilih salah satu!
Aku selalu bilang, ada harga yang harus dibayar.
Kamu bilang, aku bisa melompat ke sana.
Hap hap hap!
Tapi tidak sekarang.
Semua ada saatnya.
Jangan kuatir, katamu.
Tidak ada gunanya kuatir.
Teruslah melompat.
Di saat yang tepat.
Hap!
Sunday, June 30, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 comments:
Hahaha keren. Pernah baca gs mus gk ti? Tentng "aku bagaimana atau kau yang bagaimana"
hahaha wah baca blog gue nih lo cho. iya iya pernah, keren juga tuh! :D
Post a Comment